BANGKINANG - Empat orang warga
Perumahan Kubang Mas Permai Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu tewas setelah mengalami kebakaran rumah. Kejadian ini terjadi Minggu (07/11/2021) malam sekira pukul 22.00 Wib.
Rumah yang mengalami kebakaran ini adalah milik Syafar (53). Empat orang yang tewas akibat kebakaran rumah ini adalah atas nama Suriyati (44) istri dari Syafar, Ramadani Syafitri (22), Selvina Putri (17) dan Hazim Zhafran Syaputra (3) yang merupakan ketiganya anak Syafar.
Dalam kebakaran ini Syafar selamat dari maut. Namun mengalami luka bakar pada bagian tangan. Saat ini sedang perawatan medis di Rumah Sakit Sansani Kota Pekanbaru. Sementara ke-4 korban yang meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau.
"Peristiwa ini berawal pada Minggu (07/11/2021) sekira pukul 22.00 Wib. Yang mana saat itu saksi Iden mendengar teriakan minta tolong dari Syafar selaku pemilik rumah yang terbakar. Mendengar teriakan tersebut saksi keluar rumah dan melihat api telah membakar rumah Syafar," jelas Kapolsek Siak Hulu, AKP Rusyandi Zuhri Siregar S.Sos, MH kepada wartawan, Senin (8/11/2021).
Saksi bersama warga perumahan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api semakin membesar, kemudian warga menghubungi Dinas Pemadam kebakaran dari Pemkab Kampar dan Pemkot Pekanbaru, sekira pukul 23.00 Wib. Api berhasil dipadamkan.
"Kami dari Polsek Siak Hulu yang datang ke TKP langsung mengamankan lokasi dan kemudian mengevakuasi korban luka bakar Syafar ke RS. Sansani Pekanbaru untuk pertolongan medis. Untuk korban yang tewas ke-empatnya ditemukan dalam kamar mandi rumah itu. Selanjutnya korban meninggal dunia dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan visum," ucapnya.
Tim Inafis Satreskrim Polres Kampar yang datang ke lokasi telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Sementara Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar dan Unit Reskrim Polsek Siak Hulu juga melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi terkait kejadian tersebut.
Kapolsek Siak Hulu juga menyebutkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian kebakaran rumah ini.
Ia mengungkapkan bahwa rumah yang terbakar ini, kondisinya cukup sempit karena dirumah itu juga ada usaha jualan barang harian termasuk gas elpiji ukuran 3 kg. Untuk akses pintu masuk dan keluar cuma satu lewat pintu depan, sementara pada pada ruangan tengah banyak barang dagangan yang mungkin menjadi penyebab sulitnya korban untuk keluar.
"Untuk tindak lanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan Bid Labfor Polda Riau guna dilakukan olah TKP ulang bersama Tim Labfor. Sementara untuk TKP saat ini telah dipasang police line dan dalam pengawasan aparat kepolisian," tutupnya.(Syaw)